Selasa, 01 Maret 2011

RESETTER CANON SEMUA TYPE

SILAKAN DOWNLOAD GRATIS RESETTER DIBAWAH INI :
  1. iPTool support   Canon iP1200, iP1300, iP1600, iP1700, iP1800, iP2200, iP2500 Download
  2. MPTool support   Canon MP150, MP160, MP170, MP180, MP450, MP460 Download
  3. Canon i320 Download
  4. Canon iP1100, iP2500 Download
  5. Canon iP1500 Download
  6. Canon Pixma iP1200, iP1600, ip2200 Download
  7. Canon Pixma iP1300, iP1700 Download
  8. Canon Pixma iP1800 Download

Senin, 21 Februari 2011

PERMASALAHAN BLINKING PADA PRINTER

Inkjet printer adalah alat cetak yang menggunakan tinta untuk mencetak dengan kualitas cetak gambar berwarna cukup bagus. Kecepatan mencetak tiap halaman pada printer Inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer tersebut. Tetapi pada inkjet printer, hasil cetakan lebih lama keringnya jika dibandingkan dengan laser printer (asumsi sama-sama kertas HVS).

Cara mengatasi printer dotmatrix yang mati total

Apabila  Anda memiliki LX 300 dalam kondisi mati, pastikan terlebih dahulu Kabel powernya dalam kondisi baik-baik. Kemudian periksalah saklar “ON/OFF” apakah sudah Aus atau tidak, apabila saklar ON/OFF nya dalam kondisi baik.  Bukalah casing (tutup) Printer hingga anda akan jumpai beberapa PCB (Printed Circuit Board), perhatikan gambar berikut. Setelah Anda lepaskan power board dari printer maka akan lebih leluasa bagi Anda untuk memeriksa hubungan / jalur jalur PCB terutama di sekitar Trafo daya-nya. Apabila Anda temukan solderan yang sudah mati (retak) seperti gambar ,     


maka Anda harus menggunakan solder dan timah untuk memperbaiki koneksinya. Pada umumnya apabila hal ini terjadi Anda harus memeriksa kapasitor, maupun Power Fetnya apakah kondisinya baik-baik saja atau sudah Aus.

Mengenal Printer dot matrix

Printer jenis ini Selain memiliki kemampuan cetak dengan resolusi yang rendah,   ketika sedang bekerja,  printer jenis ini suaranya cenderung keras. karena resolusinya sangat rendah maka kualitas  hasil cetakannya -pun kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti   titik-titik yang saling berhubungan. Umumnya, printer jenis dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Tetapi saat ini printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal 'bandel' (awet). Dan banyak di gunakan di perkantoran yang mambutuhkan cetak tindasan hanya dengan sekali pengeprinan.  Pada printer jenis ini interfacenya menggunakan kabel paralel berupa konektor betina jenis Db 25 pin, interface pararel tersebut mengirim kedelapan bit data secara serempak, dimana saluran strobe memberitahukan printer bilamana terdapat karakter untuk dibaca.

Warna tercetak tidak sama yang di monitor

Untuk kasus kali ini ada dua kemungkinan yang harus diterapkan ? apakah warna yang tampil pada monitor sudah sesuai dengan warna aslinya ataukah warna printer yang belum sesuai dengan warna Aslinya.Apabila warna yang dihasilkan monitor tidak sama dengan Aslinya Anda harus melakukan koreksi warna monitor,  Anda dapat mengatur tingkat ketajaman, kecerahan maupun intensitas RGB-nya secara manual dari menu monitor Anda atau Anda dapat menggunakan pengaturan property VGA Anda. Untuk melakukan mengaturan tentunya Anda harus memiliki Acuan. Acuan dapat Anda peroleh dari benda sekitar yang tegas warnanya, namun yang lebih akurat Anda dapat membeli contoh-contoh profil warna (seperti creo 8000, di took-toko alat percetakan). Sebaliknya Apabila warna Monitor sudah kalibrasi (sesuai dengan aslinya) maka Anda harus me-Adjust (mengatur) warna yang ada pada printer Anda, dengan mengatur properties printer Anda dapat menaikkan atau menurunkan warna  CMYK yang Anda lihat lebih mendominasi dari hasil pengeprinan sebelumnya.

Hasil cetakan prin tidak sama dengan FONT yang ada di monitor

Apakah anda menggunakan “True Type Font”? Penggunaan jenis font tersebut akan menghasilkan cetakan yang sama dengan apa yang ada pada layar. Cobalah untuk mengganti apakah file font yang anda gunakan tersedia di komputer anda. Apabila anda menggunakan printer yang berjenis postscript, matikan opsi penggantian “True Type Font” dengan “PostScript Font” melalui menu “Printer Preferences”. Pastikan pula driver printer anda tidak bermasalah. Cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver menggunakan nama yang berbeda atau update driver anda.

Cara mengatasi perinter lambat dalam ngeprin

Kasus ini kebanyakan disebabkan karena penuhnya memori, baik memori komputer maupun memori yang ada di dalam printer. Coba ikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi masalah ini:
  • Bila anda menggunakan sistem operasi Microsoft ® Windows® XP/2000/NT, pastikan anda masih memiliki sisa ruang hardisk sekurang-kurangnya 120 MB.
  • Mungkin anda mencetak mengguanakan resolusi tinggi coba tutunkan resolusinya. Pada aplikasi grafis dengan CorelDraw Anda akan merasakan kecepatan loading data saat hendak mencetak apabila grafis vector tersebut diubah menjadi Bitmap baik CMYK maupun RGB.
  • Cobalah untuk melakukan defragmentasi hardisk.
Bila hal ini tidak memecahkan masalah, cobalah untuk membandingkan kecepatan mencetak dari printer anda di komputer lain. Apabila di komputer lain ternyata bisa lebih cepat, kemungkinan komponen-komponen mainboard yang menangani komunikasi antara komputer dengan printer anda sudah mulai “aus”. printer juga akan mengalami kelambatan dalam mencetak file berukuran besar, sebagai kasus bila anda menggunakan coreldraw dengan gambar full vektor maka loading print akan lebih lamban. untuk itu ubahlah desain tersebut menjadi bitmap BMP (300 dpi) kemudian lakukan proses pengeprinan. maka proses loadingnya akan sangat cepat dengan kualitas yang masih sama